Menjelang Pameran Sketsa Dalam Rangka Hari Warisan Budaya Dunia di Kota Lama Surabaya.

Budaya

Rajapatni.com: SURABAYA – Pameran Sketsa Kota Lama Surabaya segera digelar di hotel Arcadia Heritage Rajawali Surabaya pada Sabtu, 18 April 2026. Tanggal itu bertepatan dengan Hari Warisan Budaya Dunia (World’s Heritage Day) 2026. Kawasan Kota Lama Surabaya adalah wujud warisan budaya di Kota Surabaya.

Kota Lama Surabaya, yang sekarang menjadi kawasan wisata sejarah Surabaya ini, menyimpan jejak komunitas dunia mulai dari Eropa, China, Melayu dan Arab. Pameran sketsa ini adalah dalam upaya menghidupkan nilai nilai budaya yang menjadi jejak peradaban bersama. Yakni masyarakat dunia.

Tidak ketinggalan diantaranya adalah masyarakat lokal sebelum bangsa Eropa dan dunia datang dan tinggal di kawasan itu. Masyarakat lokal itu sesuai dengan data historis adalah warga etnis Jawa dan Madura. Perang Trunojoyo pada 1677 menegaskan adanya masyarakat Madura di Surabaya.

Raden Trunojoyo (1649 – 2 Januari 1680) adalah seorang bangsawan dari Madura yang dikenal memimpin Perlawanan terhadap pemerintahan Kesultanan Mataram yang didukung VOC di Surabaya.

Sketsa Kota Lama Surabaya ini adalah karya Budi Irawan (Budi AN), sang perupa yang mengabadikan kisah heroik arek arek Surabaya di taman Tugu Pahlawan. Sketsa sketsa itu adalah sebagian dari visual sketsa yang dimuat dalam buku Serial Sketsa Kota Lama Surabaya yang bakal diluncurkan di Museum Bank Indonesia (eks Javasche Bank) di jalan Garuda/Kasuari Surabaya.

Sketsa Kota Lama Surabaya, yang digores oleh Budi ini, tidak semata mata gambar gedung gedung berarsitektur kolonial, tetapi Budi juga memotret suasana sosial budaya di antara gedung gedung itu. Ada banyak dinamika yang terus bergeliat dalam urat nadi perekonomian Kota Lama Surabaya.

Melalui ekspresi sosial budaya itu, arsitektur Kota Lama Surabaya menjadi lebih hidup dan berbicara yang pada gilirannya mampu menghidupkan pula goresan sketsa kota lama Surabaya.

Lobby hotel Arcadia Heritage Rajawali Surabaya. Foto: ist

Pameran Sketsa Kota Lama Surabaya di hotel Arcadia Heritage Rajawali Surabaya ini didukung oleh management Hotel yang memang turut menghidupkan kota lama Surabaya. Hotel ini menempati eks gedung Geo Wehry & Co, sebuah kantor perkebunan di era kolonial.

Sudut pandang lain di lobby hotel Arcadia Heritage Rajawali Surabaya. Foto: ist

Hotel, yang bernuansa klasik ini, mengiringi citra gedung dan lingkungan yang memang bernilai heritage. Karenanya tatanan dekoratif pada interior hotel disesuaikan dengan lingkungan dimana hotel berada. Dekorasi vintage pada ruang lobby langsung menyapa mata. Apalagi ketika ruang lobby ini akan menjadi etalase karya karya Budi Irawan yang mengangkat Kota Lama Surabaya.

Selain dipajang, koleksi karya Budi ini bisa dimiliki pengunjung. Hotel akan membuka diri buat publik yang ingin menikmati lukisan sketsa dan bahkan memilikinya untuk menambah dekorasi rumah.

Miliki karyanya sebagai dukungan dalam memaknai Hari Warisan Budaya Dunia. (PAR/nng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *