Budaya
Rajapatni.com: ŚŪRABHAYA –
Kau Si jelita ber-ruh bidadari, Dirimu hidup berjubah peri. Berada dimana mana, Di setiap langkah diriku pergi.
Kau tidak bicara tapi berbisik, Bahkan sudah mengetahui isi hati. Sebelum ku bernyanyi. Ku menangis dalam hati akan halusnya budi.
Ku Merasa Kau melihat, Bagaimana detak jantung ku berdegup. Kau selangkah lebih jauh dariku menapak, Menuntun ku dan menyibak kelam.
Dunia memang penuh kelam, berat dan penuh ketidakpastian. Kau membasuh ketidakpastian itu, Meski bersifat fatamorgana.
Yang ada di dunia tidak sekedar raga, tapi juga jiwa. Jiwa bersifat arupadhatu, Raga bersifat kamadhatu.
Jiwa (pikiran/rohani) melampaui batas-batas rupa dan bentuk fisik, menuju kebebasan mutlak (nirwana).

Jiwa adalah Aku. Arupadhatu adalah Kau. Nirwana adalah rumah, Dimana jiwa dan Arupadhatu berkonsepsi. (PAR/nng)
