Dari Surabaya Perkenalkan Budaya Jawa ke Panggung Global Lewat Dutch Taalfest.

Budaya

Rajapatni.com: ŚŪRABHAYA – Online Taalfest dalam Dutch Week adalah festival Bahasa Online dalam rangkaian Pekan Bahasa Belanda. Pekan ini bersifat internasional dan dalam pekan yang diselenggarakan oleh NINA (Netwerk Internationale Neerlandistiek in Azië) di Surabaya ini akan menghadirkan perwakilan beberapa negara yang meliputi Indonesia, India, Korea, China, Jepang dan Kazakhstan.

Dari Indonesia, diantaranya diwakili oleh Surabaya yang akan mengetengahkan budaya Jawa berupa seni pedalangan. Dalam kaitan dengan Pekan Bahasa (Taalfest) untuk Belanda dan Bulan Bahasa untuk Indonesia, melalui seni pedalangan akan dipersembahkan bahasa Jawa yang menjadi bahasa pedalangan (dalang wayang kulit).

Tidak hanya bahasa yang nantinya disajikan, seni ini akan lengkap dengan kostum yang dikenakan sang dalang dan tarian Jawa. Maka sajian budaya Jawa ini meliputi bahasa, busana dan gamelan serta tarian. Melalui Taalfest ini Surabaya memperkenalkan seni Jawa dalam panggung global secara online.

Publik Surabaya bisa mengikuti program online ini melalui link sebagaimana tercantum pada flyer dibawah ini.

Flyer program Tallfest. Foto: nina

Pertunjukan wayang kulit pendek ini dimainkan oleh dalang muda Raffies Handono, yang membawa cerita tentang budaya Bahasa sesuai tema acara dan bulan bahasa. Melalui media wayang kulit ini Surabaya memperkenalkan budaya wayang ke panggung global. Acara ini akan digelar pada Jumat,16 Oktober 2026.

Dalang muda R. Handono akan perkenalkan saya g kulit dalam panggung global. Foto: ries

Puri Aksara Rajapatni mengapresiasi program yang digelar oleh NINA (Netwerk Internationale Neerlandistiek in Azië) Surabaya dalam upaya bersama mengenalkan budaya bangsa dan sekaligus belajar budaya bangsa lain.

Kerjasama di bidang budaya antara NINA Surabaya dan Puri Aksara Rajapatni ini adalah kelanjutan dari kerjasama yang sudah berjalan sejak penerbitan bersama buku Serial Sketsa Kota Lama Surabaya (April 2026).

Diharapkan kerjasama sebagai jembatan dua negara ini akan terus berlanjut di masa depan. (PAR/nng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *