Budaya, Literasi
Rajapatni.com: SURABAYA – Tanggal 31’Mei adalah peringatan Hari Jadi Kota Surabaya. Tahun 2026 adalah peringatan ke-733. Dalam memasuki bulan Mei saja sejumlah perayaan sudah meramaikan berbagai sudut kota. Hari Sabtu (16 Mei) jalan protokol Tunjungan sudah dipasang perlengkapan untuk agenda perayaan. Dari balik gebyar kegiatan itu tersimpan makna sakral, yang menjiwai rakyat Surabaya. Yaitu sifat Berani (Śūra/Çūra).
Ketika kebanyakan orang terasa terbius oleh hingar bingar keramaian kota, satu kelompok budaya Puri Aksara Rajapatni tak henti hentinya membangun narasi tentang nilai sakral Berani.

Ada satu lagi buku, yang sedang dipersiapkan untuk mengenali sifat berani Surabaya. Pengenalan sifat dan karakter Berani itu diwujudkan melalui keberanian mengungkap semangat Keberanian Bung Tomo dalam menggelorakan semangat arek arek Surabaya dalam melawan Sekutu pada November 1945.

Buku ini berjudul “Jejak Perjuangan Bung Tomo di jalan Mawar 10-12 Surabaya” dengan total halaman 155. Buku ini ditulis oleh Nanang Purwono dan diedit oleh Agus Wahyudi. Keduanya adalah mantan wartawan perusahaan Media besar di Indonesia Timur.

Buku, yang mengangkat kiprah perjuangan Bung Tomo dengan stasiun radio pemberontakan (perjuangannya) itu, adalah momen besar tentang sebuah Keberanian yang dikemas sebagai kado HUT Hari Jadi Kota Surabaya. Keberanian Bung Tomo adalah ekspresi dari makna Berani Śūrabhaya (Çūrabhaya).

Di Surabaya pada Sabtu (16/5/26) kebetulan putera Bung Tomo, Bambang Sulistomo, tengah ada di kota ini. Menurutnya buku yang berjudul “Jejak Perjuangan Bung Tomo di jalan Mawar 10-12 Surabaya” adalah memorabilia dari sebuah keprihatinan atas hilangnya rumah bersejarah di jalan Mawar 10 Surabaya.
“Cak Nanang, sepanjang saya membaca tulisan-nya, saya ikut merinding……matur suwun cak….👍🙏🇲🇨” begitu kesan Bambang Sulistomo setelah membaca buku dummy.
Buku ini adalah salah satu cara untuk kembali mengenang Bung Tomo dan mengenali makna Śūrabhaya/Çūrabhaya, dalam momen peringatan Hari Jadi Kota Surabaya dengan karakter Beraninya. (PAR/nng).
