Mengenang Wieteke van Dort, Penyanyi Belanda Asal Surabaya

Budaya

RAJAPATNI. com: ŚŪRABHAYA – Wieteke van Dort dikenal sebagai seorang aktris, komedian, penyanyi, dan penulis kelahiran Surabaya yang sangat populer dengan alter ego Tante Lien di Belanda.

Ia lahir di Surabaya, 16 Mei 1943, di Rumah Sakit RKZ (Katolik Ziekenhuis) dan meninggal dunia di Den Haag, Belanda, pada 15 Juli 2024 dalam usia 81 tahun.

Karya karya legendarisnya bertema Indonesia seperti “Geef Mij Maar Nasi Goreng” dan “Hallo Bandoeng”.

Ia terkenal lewat acara televisi di Belanda dengan program “The Late Late Lien Show” di mana ia berdandan mengenakan kebaya khas wanita Jawa.

Karena dedikasinya sebagai jembatan budaya Indonesia-Belanda, Ia diangkat sebagai Ksatria Orde Oranye-Nassau oleh Ratu Beatrix pada 29 April 1999.

Wieteke van Dort ketika berduet dengan Michiel Eduard Donkersloot. Foto: ist

Wieteke van Dort sempat pula populer bersama artis berdarah Indo, Michiel Eduard Donkersloot, yang memiliki banyak karya karya musiknya berbahasa Indonesia. Ia banyak mengeksplorasi tentang keindahan dan budaya Indonesia karena berlatar Bapak asli dan asal Indonesia.

Tidak hanya dirupakan dengan karya lagu dalam mengungkapkan kedekatannya dengan Indonesia, Ia pun membuat yayasan yang membantu beberapa yayasan sosial di Indonesia. Yayasan yang didirikan di Belanda ini adalah Stichting Anak Mas.

Ketika Michiel Eduard Donkersloot berada di Surabaya..Foto:nng

Karena kedekatan Wieteke van Dort dan Michiel Eduard Donkersloot, mereka berdua sering bertemu dan manggung bersama. Sempat ada rencana manggung bersama di Bali pada Juli 2024, tapi gagal karena Wieteke van Dort dikabarkan meninggal dunia di Belanda. Ketika itu Michiel berada di Surabaya.  (PAR/nng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *