Sekilas Sejarah Bank Indonesia

Sejarah

Rajapatni.com: SURABAYA – Di bulan Juli nanti ada peringatan penting bagi Bank Indonesia. Yaitu pada 1 Juli diperingati sebagai Hari Lahir Bank Indonesia (BI) yang ke-73 (1953-2026), yaitu tanggal resmi nasionalisasi dari De Javasche Bank (DJB) menjadi Bank Indonesia (BI) pada 1 Juli 1953 dan 5 Juli sebagai pendirian Bank Negara Indonesia (BNI), yang jatuh pada 5 Juli 1946. Karenanya Bank ini disingkat BNI46.

Sementara jika merujuk pada hari lahir Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral pertama milik pemerintah RI harus merujuk pada Bank Indonesia (BI). Ini adalah tanggal resmi nasionalisasi De Javasche Bank (DJB) menjadi Bank Indonesia (BI) pada 1 Juli 1953.

Pada 1 Juli 1953 itu, Pemerintah Indonesia secara resmi menasionalisasi De Javasche Bank N.V. (bank milik kolonial Belanda) menjadi Bank Indonesia. Nasionalisasi ini didasarkan pada Undang-Undang No. 11 Tahun 1953 tentang Pokok Bank Indonesia, yang mulai berlaku efektif pada tanggal tersebut. Karenanya sejak 1 Juli 1953, BI bertindak sebagai bank sentral, bank sirkulasi, dan bank komersial, yang menggantikan peran DJB.

Kantor Dejavasche Bank Surabaya tahun 1914. Foto: kitlv

Kala itu di tahun 1953, kantor Bank Indonesia Jawa Timur di Surabaya menempati bangunan De Javasche Bank di jalan Garuda, kawasan Kota Lama Surabaya.

Karenanya sejak 1 Juli 1953 itu, gedung De Javasche Bank (DJB) di Jalan Garuda, kawasan Kota Lama Surabaya, secara resmi beralih fungsi menjadi kantor Bank Indonesia (BI) perwakilan Jawa Timur.

Ada data menarik, yang mungkin belum banyak diketahui banyak orang, yaitu peralihan itu sendiri dari DJB ke BI (Jatim). Dalam data yang menjadi koleksi Muhammad Ma’arif (Arif) ini tertulis De Javasche Bank, yang kemudian dicoret dan ditulis Bank Indonesia (BI) Surabaya.

Ruang interior De Javasche Bank tahun 1914. Foto: kitlv.

Arsip ini menjadi memorabilia lahirnya Bank Indonesia (BI) di Surabaya/Jawa Timur. Arif, sang kolektor buku-buku kuno dan Arsip menyatakan siap untuk turut memeriahkan Hari Jadi Bank Indonesia jika hari penting itu diperingati di Surabaya dan bertempat di gedung bersejarah De Javasche Bank, yang sekarang telah beralih fungsi menjadi Museum Bank Indonesia di Jawa Timur.

Peringatan itu menjadi momen penting dalam menguak sejarah gedung ikonik di Kota Lama Surabaya ini. Tentunya juga untuk menambah khazanah informasi Kota Lama Surabaya sebagai wahana wisata sejarah dan budaya kota Surabaya.

De Javasche Bank Surabaya sudah ada sejak 1828. Foto: kitlv.

Kegiatan dalam peringatan ini penting karena secara historis BI resmi berdiri pada 1 Juli 1953, namun peringatan “Hari Bank Indonesia” selama ini secara tradisional dan umum dilakukan pada 5 Juli (1946).

Ini penting sebagai wawasan sejarah yang jernih karena terdapat dua momentum sejarah penting yang membedakan hari lahir resmi Bank Indonesia (BI) dan peringatan Hari Bank Indonesia, yang secara tradisional dilakukan pada 5 Juli.

Pemahaman sejarah yang jernih mengenai perbedaan antara Hari Bank Indonesia (5 Juli) dan Hari Lahir/HUT Bank Indonesia (1 Juli) sangatlah krusial untuk memahami sejarah kedaulatan ekonomi Indonesia.

Sejarah kedaulatan ekonomi Indonesia adalah perjalanan panjang bangsa Indonesia untuk melepaskan diri dari dominasi asing dan membangun sistem ekonomi mandiri yang berlandaskan kepentingan nasional.

Bank Indonesia resmi berdiri sebagai Bank Sentral pada 1 Juli 1953 (melalui UU No. 11 Tahun 1953), namun momen 5 Juli (1946) dipilih untuk memperingati sejarah kedaulatan ekonomi.

Pemerintah Indonesia membentuk bank sirkulasi pertama, yang bernama Bank Negara Indonesia (BNI), untuk menerbitkan Oeang Republik Indonesia (ORI).

Sedangkan untuk pertama kali Oeang Republik Indonesia (ORI) terbit dan sah berlaku pada tanggal 30 Oktober 1946, yang menjadi latar belakang Hari Oeang Republik Indonesia (HORI).

Ringkasan:

1 Juli 1946: Hari Lahir Bank Indonesia 

• 30 Oktober: 1946 Hari Oeang Republik Indonesia (HORI)

• 5 Juli 1953: Hari Bank Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *