Budaya.
Rajapatni.com: ŚŪRABHAYA – Keberagaman busana adat Nusantara akan menghiasi Bangsal Panca Walika Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dalam acara Lomba Menulis Aksara Jawa dalam rangka memperingati Bulan Bahasa dan Sastra serta Sumpah Pemuda 2026 pada 25 Oktober mendatang.
Acara ini adalah ajang lomba menulis aksara Jawa sambil memperingati Hari Sumpah Pemuda, yang juga diisi dengan Sumpah/Ikrar Budaya. Dalam acara budaya itu para peserta dari berbagai usia dan latar belakang se Jawa Timur akan mengenakan busana Daerah. Dari perkumpulan ibu ibu berkebaya saja ada yang mengenakan kebaya Jawa, Makasar, Lampung, Sunda, Surabaya dan Betawi.

Sementara dari perkumpulan Miss Chinese Indonesia akan mengenakan busana Kebaya Encim. Masih ada busana daerah lainnya.
Keragaman busana dan kebaya Nusantara ini mempertegas budaya Nusantara yang akan menjadi saksi dan variasi Sumpah Budaya.
Gelar budaya busana daerah ini agendanya akan disaksikan oleh sejumlah tamu asing yang berkantor di Surabaya. Diantaranya adalah Management Advisor Wisma Jerman; ekspatriat Amerika; Direktur Institut Francais Indonesia (IFI) Surabaya; Direktur Netwerk Internationale Neerlandistiek in Azië Belanda; Prof. Kaushalya, Ph.D. (Indian Council for Cultural Relations) India, dan Konsul Kehormatan India untuk Jawa Timur, serta wakil Konjen Jepang.
Ajang ini menjadi wadah dimana keragaman Nusantara bertemu keragaman global. Mereka bersatu dalam wadah Lomba menulis aksara.Jawa.
Acara ini berkat sinergi pentahelix yang diantaranya terdiri dari badan usaha, akademisi, media dan komunitas. Agenda ini akan di gelar di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya pada 25 Oktober 2026, menjelang hari Sumpah Pemuda. (PAR/nng)
