Kunjungan PM Narendra Modi Untuk Pererat Hubungan Sejarah & Spiritual Antarnegara.

Budaya

Rajapatni.com: ŚŪRABHAYA – Kolaborasi renovasi Candi Prambanan antara Indonesia dan India merupakan simbol kuatnya diplomasi budaya dan ikatan sejarah bersama.

Sejarah bersama antar kedua negara ini telah terjalin lebih dari dua milenium. Hubungan ini mencakup penyebaran agama Hindu-Budha dan masuknya aksara dari India, kerja sama era kolonial melalui pertukaran budaya, hingga solidaritas anti-kolonialisme antar pemimpin kedua negara pada pra kemerdekaan.

 

Pelopor Gerakan

India merdeka pada tanggal 15 Agustus 1947. Sedangkan Indonesia pada 17 Agustus 1945. India dan Indonesia adalah dua negara pelopor utama dalam pembentukan Gerakan Non-Blok (GNB), sebuah gerakan internasional yang bertujuan agar negara-negara anggotanya tidak memihak Blok Barat (Amerika Serikat) maupun Blok Timur (Uni Soviet) pada masa Perang Dingin.

Selain itu keduanya juga terlibat dalam Gerakan Asia Afrika. Dua negara ini bukan saja sekedar terlibat, melainkan dua dari lima negara pelopor utama, yang menggagas dan mensponsori Konferensi Asia-Afrika (KAA). Bersama Myanmar (dahulu Burma), Sri Lanka (Ceylon), dan Pakistan, kedua negara ini berhasil mewujudkan konferensi bersejarah tersebut.

Konferensi Asia Afrika (KAA) ini pertama kali diselenggarakan di Museum KAA – Kemlu, yang berlokasi di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat. Pertemuan bersejarah ini berlangsung pada tanggal 18 hingga 24 April 1955.

 

Kunjungan Kedua Pemimpin Masa Kini

Pertemuan dua pemimpin. Foto: ist

Melalui kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada bulan Januari 2025. Kunjungan tersebut menjadi lawatan penting presiden Prabowo untuk memperkuat kerja sama strategis antara Indonesia dan India.

Tahun ini, 2026 Perdana Menteri India Narendra Modi membalas kunjungan resmi itu dengan dua hari (7-8 Juli 2026) kunjungan. Kunjungan balasan ini dagendakan ke Jakarta pada 7 Juli dan ke Yogyakarta pada 8 Juli. Selama di Yogyakarta, Perdana Menteri akan mengunjungi kegiatan restorasi Candi Prambanan yang dikerjakan oleh dua institusi negara: Indonesian Heritage Institute dan Archaeological Survey of India (ASI).

 

Simbol Diplomasi

Kerjasama di bidang kebudayaan dengan objek kegiatan restorasi Candi Prambanan adalah simbol diplomasi warisan budaya (heritage diplomacy) dan upaya pelestarian situs Warisan Dunia UNESCO.

Kedatangan Perdana Menteri India Narendra Modi langsung ke kompleks candi di Yogyakarta ini menunjukkan pentingnya kolaborasi kedua negara dan sekaligus untuk meresmikan dan mendukung dimulainya proyek pemugaran besar ini.

Kunjungan resmi ini lebih dari sekadar restorasi fisik, proyek ini juga mempererat hubungan sejarah dan spiritual antarnegara yang telah terjalin berabad-abad, serta memperkuat narasi toleransi dan moderasiberagama. (PAR/nng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *