Budaya
Rajapatni.com: SURABAYA – Xi Jinping Territory” atau Wilayah Xi Jinping dalam konteks, yang paling umum, merujuk pada Kawasan Baru Xiongan (Xiong-an New Area). Yakni sebuah proyek pembangunan kota megah yang digagas oleh Presiden Tiongkok Xi Jinping di Provinsi Hebei.
Dari pembacaan peta, lokasi ini terletak sekitar 100 kilometer barat daya Beijing. Lokasi ini juga disebut Xiongan, yang dirancang sebagai “kota masa depan” dan pusat ekonomi serta teknologi tinggi yang modern.
Kawasan ini sering disebut sebagai proyek kesayangan atau warisan pribadi Xi Jinping, yang bertujuan untuk mengurangi beban fungsi ibu kota Beijing dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah baru tersebut.

Dari sumber terkait, kawasan baru ini bisa bermakna sebagai perluasan pengaruh politik Xi Jinping, yang memperkuat cengkraman Partai Komunis Tiongkok di seluruh wilayah Tiongkok, termasuk memperluas pengaruh maritim di wilayah sekitarnya.
Kawasan ini mulai dibangun pada 2017, sekitar 9 tahun lalu, dan akan dijadikan kota kelas nomor 1 internasional yang menempati lahan seluas 2.000 kilometer persegi, hampir tiga kali ukuran kota New York City, demikian kata sumber: https://www.economist.com/china/2023/05/18/xiongan-is-xi-jinpings-pet-project.

Selain memperlihatkan perkembangan kota impian yang maju ini, kota Xiongan tidak lupa mempertontonkan tradisinya dalam wahana Kuil kuil yang ada.

Ita Surojoyo (Puri Aksara Rajapatni) berkesempatan melihat kota Guangzhou dengan Kuil Dafo nya yang eksotis dan tradisional diantara gemerlap kemajuan kota modern Guangzhou.

Hal serupa juga ada di Indonesia dengan pembangunan kawasan baru yang bernama Ibukota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, yang dimulai pada 2022 di bawah kepemimpinan presiden Joko Widodo yang luasnya (meliputi area daratan dan perairan) sekitar 324.332 hektar atau 3.243 km2. Melihat ukuran statistik, IKN lebih luas daripada Xiongan (3.243 km2 : 2.000 km2).

Di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, rumah tradisional, yang akan dibangun dan menjadi referensi utama, adalah Rumah Adat Dayak (Rumah Panjang/Lamin), yang dipastikan hadir di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) sebagai simbol kearifan lokal.
Kedua kota baru di Tiongkok dan Indonesia ini merupakan kota harapan. Xiongan New Area di Tiongkok dan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Indonesia merupakan proyek kota masa depan, yang dirancang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, ramah lingkungan, dan menggunakan teknologi pintar. Keduanya dibangun dengan ambisi mengurangi beban ibu kota negara yang lama (Beijing dan Jakarta) serta mendorong pemerataan pembangunan. (PAR/nng).
