Puri Aksara Rajapatni di Hari yang Fitri.

Rajapatni.com: SURABAYA – Sebulan puasa telah berlalu seiring dengan berkumandangnya takbir, “Allahuakbar Allahuakbar Walillahilham”. Hari Raya Idul Fitri 1447 H pun datang sebagai simbol kemenangan.

Selama sebulan di bulan puasa adalah masa perjuangan, yang luar biasa bagi umat Muslim. Ini bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga perjuangan dalam menata niat, menahan hawa nafsu, serta meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Bekerja dengan sungguh sungguh adalah perjuangan serta bentuk ikhtiar dan perjuangan tertinggi untuk mencapai keberhasilan, yang bernilai ibadah serta kehormatan diri. Perjuangan ini melibatkan ketekunan, dedikasi tanpa lelah, dan ketulusan hati untuk mencapai hasil maksimal, yang pada akhirnya membentuk pribadi disiplin, tangguh, dan mandiri.

Selama bulan Ramadhan, upaya perjuangan itu diantaranya merangkai jejak sejarah Surabaya dengan keragaman yang mewarnai.

Sejarah Surabaya adalah potret globalisasi. Pemakaman Peneleh adalah bukti. Guratan prasasti dan inskripsi di beberapa sudut kota adalah saksi.

Terlalu sayang jika bukti dan saksi itu terlewatkan oleh zaman. Karenanya Puri Aksara Rajapatni merangkainya melalui mesin literasinya dan jadilah buku buku sebagai wujud dokumentasi. Budaya dan sejarah Surabaya adalah fakta.

Kadang dalam upaya merangkai mutiara sejarah dan budaya Surabaya ada salah dan khilaf, maka di hari yang Fitri ini kami segenap Redaksi Rajapatni.com dan pengurus Puri Aksara Rajapatni mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah / 2026 Masehi, Mohon maaf lahir batin. (PAR/nng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *