Skip to content
Puri Aksara Rajapatni

Puri Aksara Rajapatni

  • Beranda
  • Artikel
  • Galeri
  • Photocaraka
  • Video
  • Kepustakaan
  • Agenda
  • Game
Bahasa Indonesia
  • English
  • Deutsch
  • 日本語

Umum

Michiel Eduard: Titian Sejarah Budaya Untuk Masa Depan Dua Bangsa.
Michiel Eduard: Titian Sejarah Budaya Untuk Masa Depan Dua Bangsa.
- 10 April 202610 April 2026 -
Ahli Waris Donkersloot Datangi Makam Moyangnya di Peneleh. 
Ahli Waris Donkersloot Datangi Makam Moyangnya di Peneleh. 
- 10 April 202610 April 2026 -
Sesanti Luhur Surabaya “Sura ing Baya” Kok Bisa Hilang?
Sesanti Luhur Surabaya “Sura ing Baya” Kok Bisa Hilang?
- 9 April 20269 April 2026 -
Data Sejarah Otentik Surabaya Sudah Ada, Mau Apa Lagi?
Data Sejarah Otentik Surabaya Sudah Ada, Mau Apa Lagi?
- 9 April 20269 April 2026 -
Apakah Surabaya artinya “Dewa Buaya” atau “Berani Menghadapi Bahaya”? Hati hati, arti nama adalah doa!
Apakah Surabaya artinya “Dewa Buaya” atau “Berani Menghadapi Bahaya”? Hati hati, arti nama adalah doa!
- 9 April 20269 April 2026 -
Sejatinya Kota Surabaya ada pada Aksara Jawa.
Sejatinya Kota Surabaya ada pada Aksara Jawa.
- 8 April 20268 April 2026 -
Pameran Bersama Dengan 8 Museum dan Peluncuran Buku Akan Ramaikan Museum Bank Indonesia di Kota Lama Surabaya.
Pameran Bersama Dengan 8 Museum dan Peluncuran Buku Akan Ramaikan Museum Bank Indonesia di Kota Lama Surabaya.
- 8 April 202623 April 2026 -
Peran Perempuan Dalam Seni dan Domestik.
Peran Perempuan Dalam Seni dan Domestik.
- 8 April 20268 April 2026 -
Eks Kamp VOC di Kawasan Kota Tua Gresik.
Eks Kamp VOC di Kawasan Kota Tua Gresik.
- 7 April 20267 April 2026 -
Slang Surabaya Masuk Belanda.
Slang Surabaya Masuk Belanda.
- 6 April 20266 April 2026 -

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru

Terbaru

  • Aksara Nusantara Dianaktirikan kah? Dianggap Haram kah ? Aksara Nusantara Tumbuh dan Berkembang di Luar Regulasi.
  • Jangan Terkecoh Dan Tetap Perjuangkan Derajat Aksara Nusantara.
  • Ayo Melek Regulasi. 
  • Namanya Jawi tapi milik Malaysia. Salah Siapa?
  • P. Diponegoro Dianggap Buta Huruf Hanya Karena Tidak Mengerti Huruf Latin, Sementara Ia Mengerti Aksara Tradisional (Jawa dan Pegon)
Puri Aksara Rajapatni
  • Beranda
  • Profil
  • Artikel
  • Agenda Kegiatan
  • Galeri Foto
  • Video
© 2024 - Puri Aksara Rajapatni. All Right Reserved. Developed by Satriadev
Puri Aksara Rajapatni
  • Beranda
  • Artikel
  • Galeri
  • Photocaraka
  • Video
  • Kepustakaan
  • Agenda
  • Game