Surabaya Andil Dalam Peringatan Hari Warisan Budaya Dunia 2026.

Budaya, Sejarah

Rajapatni.com: SURABAYA – Entah saya yang kelewatan atau memang gak pernah dengar kalau ada peringatan yang bersifat global “World Heritage Day” atau Hari Warisan Budaya Dunia.

Hari Warisan Dunia diperingati untuk meningkatkan kesadaran global akan pentingnya melindungi dan melestarikan situs warisan budaya dan alam yang tak ternilai harganya.

Pada tahun 1982, Dewan Internasional untuk Monumen dan Situs (International Council on Monuments and Sites – ICOMOS) mencetuskan ide tentang hari peringatan ini.

Usulan tersebut kemudian disetujui oleh Konferensi Umum UNESCO pada tahun 1983. Sejak saat itu, per tanggal 18 April diperingati secara internasional untuk merayakan keragaman warisan budaya di seluruh dunia.

Ringkasnya Hari Warisan Dunia (International Heritage Day ditetapkan oleh ICOMOS pada tahun 1982 dan disetujui oleh UNESCO pada 1983, yang diperingati setiap 18 April.

Peringatan Hari Warisan Dunia pada 18 April. Foto: nng

Hari Internasional untuk Monumen dan Situs, yang juga dikenal sebagai Hari Warisan Dunia, adalah hari peringatan internasional yang diselenggarakan pada tanggal 18 April setiap tahunnya di seluruh dunia. Hari tersebut umumnya diisi dengan berbagai jenis kegiatan, seperti kunjungan ke monumen dan situs warisan dunia, mengadakan konferensi, melakukan diskusi, dan menerbitkan artikel dan buku mengenai situs dan monumen warisan dunia.

Kota Surabaya melalui upaya gotong royong dalam skala lokal, nasional dan global, menyambut Hari Warisan Budaya Dunia itu dengan agenda penerbitan buku Sketsa Kota Lama Surabaya dimana situs kota lama Surabaya dulu merupakan hunian beragam etnis dan kebangsaan.

Melalui buku Sketsa Kota Lama Surabaya ini, Surabaya mengingatkan semua. (PAR/nng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *