Penelusuran Kepustakaan Arti Kata ShuraBhaya.

Budaya, Literasi

Rajapatni.com: SURABAYA – Penelusuran kepustakaan (Library research) untuk menguak arti Surabaya, yang bermakna “berani menghadapi bahaya”, terus berjalan. Bersama rekan Hendra Budianto, yang tinggal di Kalimantan, penajaman makna “berani menghadapi bahaya” terus berlanjut dan masuklah kami ke laman https://archive.org/details/in.ernet.dli.2015.31959 untuk mencari diksi Chura dan Bhaya.

Dari laman yang bersifat open dictionary ini didapati diksi Chura dan Bhaya. Diksi Chura ditemukan pada pencarian laman sebagai berikut. https://www.wisdomlib.org/definition/chura

Ada beberapa makna atas kata Chura berdasarkan bahasa bahasa yang ada di India, seperti Sansekerta, Hindi, Prakrit dan Nepali.

Dari kamus Bahasa Nepal {Churā (छुरा)} dan Hindi {Churā (छुरा)} ditemukan data bahwa Churā (छुरा): berarti n. 1. blade; razor; 2. knife; dagger.

This photograph depicts the following traditional Kirat weapons (hathatiyar). Foto,,: ist
Ancient Axes and Knives (17th-19th century). Foto: ist

Alat alat sebagaimana dideskripsikan di atas adalah alat untuk memotong. Jika Chura bersanding dengan Bhaya dan menjadi kata ShuraBhaya, maka kata Bhaya dalam sumber yang sama diilustrasikan sebagai makna rasa takut dan ketakutan.

Bhaya (भय) is a Sanskrit technical term, used in jurisdiction, referring to “fear” or “terror”.

Bhaya (भय) adalah istilah teknis dalam bahasa Sanskerta, yang digunakan dalam bidang hukum, yang merujuk pada “ketakutan” atau “terror”.

Dalam satu rangkaian kata ChuraBhaya berarti pisau, yang digunakan memotong rasa takut, adalah metafora yang menggambarkan keberanian, ketegasan, dan tindakan aktif untuk mengatasi ketakutan atau kecemasan dalam diri.

Itulah makna secara umum dari kata Churabhaya (Çūrabhaya) yang merupakan tulisan asli dari sumber prasasti Canggu, yang kemudian berubah menjadi nama Surabaya dengan tulisan S-U-R-A-B-A-Y-A, yang justru artinya berbeda dari pemaknaan asli tersebut di atas.

Sura” di atas berdasarkan Kamus Pali – English dan Kamus Tidak Lengkap Pali – Indonesia, berarti Dewa dan Minuman Keras. (PAR/nng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *