Menara Ikonik di Surabaya & Amsterdam

Sejarah

Rajapatni.com: SURABAYA – Salah satu bangunan ikonik di kota lama Surabaya adalah gedung dengan menara berbentuk seperti cerutu. Karena itu, gedung ini dijuluki Gedung Cerutu. Gedung ini menjadi ikonik karena masuk frame dalam foto bersejarah mobil AWS Mallaby.

Foto bersejarah dari Surabaya. Foto: ist

Kubah tembaga yang menonjol ini merupakan ciri khas arsitektur sebuah bangunan yang ada di Amsterdam pada awal abad ke-20. Di kota itu yang menaranya seperti cerutu tidak mengenal bahwa bentuk menara itu adalah bentuk cerutu. Tetapi lebih umum disebut menara berkubah lonjong yang terbuat dari tembaga.

Karena bentuk menara seperti cerutu, maka menjadi umum disebut Gedung Cerutu. Foto: ist

Hanya di Surabaya, bentuk itu disebut cerutu, yang sebenarnya gedungnya sendiri adalah kantor perusahaan gula yang dibangun pada tahun 1916 oleh N.V. Maatsschappij Tot Exploitatie van Het Bureau Gebroders Knaud.

Kota Lama Surabaya yang dulu dikenal sebagai Stad Van Soerabaia itu adalah kota kecil yang dibangun meniru gaya kota kota Eropa, misalnya kota Amsterdam dengan alun Alunnya.

Dam Square dengan monumen Nasional yang berdiri di depan gedung bermenara seperti Cerutu di Amsterdam. Foto: ist

Di sekitar alun alun Amsterdam, Dam Square, ada Istana Kerajaan (Koninklik Palace), juga ada Gereja dan kantor serta tempat tempat pendukung lainnya. Salah satunya adalah Klub Besar para industrialis (De Industrieele Groote Club), yang berikutnya dipakai hotel Twenty Seven.

Dam Square Amsterdam. Foto: kol pribadi

 

Gedung inilah, yang memiliki menara seperti menara Gedung Cerutu di Surabaya. Gedung De Industrieele Groote ini sendiri selesai dibangun tahun 1913 oleh Wim van de Oudeweetering. Berbeda arsitek dari gedung Cerutu di Surabaya, meski menaranya relatif sama.

Tempat perkumpulan para industrialis. Foto: ist

Di sekitar Dam Square ada gereja tua, masih berdiri. Di Willemsplein Surabaya juga pernah ada gereja protestan, tetapi sudah hilang.

Gedung De Industrieele Groote Club di Amsterdam. Foto: ist

Sebuah perbandingan yang menarik antara Dam Square Amsterdam dan Willemsplein Surabaya. Keduanya sama sama menjadi titik keramaian. Willemsplein yang sekarang bernama Taman Sejarah itu ukurannya jauh lebih kecil. Tetapi sudah menjadi penanda kota sebagai sebuah tempat wisata sejarah.

Menara model Cerutu di Surabaya. Foto: ist

Fitur arsitektur bangunan De Industrieele Groote Club dari tahun 1913 ini, seperti fasad dekoratif, detail hiasan, jendela lengkung yang anggun, dan kubah tembaga yang menonjol, merupakan ciri khas arsitektur Amsterdam awal abad ke-20.

Pada tahun tahun berikutnya di Surabaya didirikan bangunan dengan menara serupa sebagai kantor industri gula. Sekarang gedung di Surabaya ini menjadi aset Bank Mandiri yang sangat ikonik di Surabaya. (PAR/nng).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *