Kota Surabaya Layak Punya Museum Ampel.

Sejarah Budaya

Rajapatni.com: SURABAYA – Ampel Denta adalah kawasan, yang sekarang menjadi kawasan Ampel di Kelurahan Ampel. Bicara tentang Ampel adalah bicara tentang peradaban Ampel. Kawasan Ampel, Surabaya, memiliki makna historis dan budaya, yang sangat mendalam, yang tidak hanya sebagai tempat fisik tetapi sebagai pusat perkembangan peradaban mulai dari Hindu Budha hingga Islam di Jawa dan Nusantara.

Peradaban Ampel adalah Pusat Penyebaran Islam, Warisan Bersejarah, Akulturasi Budaya dan Pusat Pendidikan dan Pemukiman. Ampel sudah menjadi daya tarik kunjungan dan ziarah religi.

Karena komprehensifnya Ampel, maka layak jika Surabaya memiliki Museum Ampel dalam rangka merangkum dan menjaga ingatan kolektif tentang Ampel mulai dari peradaban manusianya, ajaran penyebaran agama Islamnya hingga budaya dan multikulturalisme yang terbentuk.

Artefak artefak kuno di Ampel. Foto: nng

Surabaya sudah terkenal dengan banyak museum tematiknya. Ada terkait dengan khususnya kesehatan, olahraga dan pendidikan. Ada lagi yang sangat mendasar terkait dengan latar belakang historis dan kultural yang terkenal hingga Nusantara dan Mancanegara.

Tetapi sejauh ini tidak ada wadah yang menampung informasi yang tercecer itu. Ini terkait dengan informasi Ampel. Di Surabaya ada Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel, yang sekarang menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel. Tentulah mereka punya akademisi yang paham tentang Sunan Ampel dan Kampung Ampel tempat tumbuhnya Agama Islam.

Karenanya Surabaya perlu Museum Ampel, yang khusus mengoleksi riwayat ajaran Sunan Ampel dan peradaban Kampung Ampel, yang bermula dari Ampel Denta. Mengapa dari Ampel Denta bisa menjadi kampung kampung Ampel lainnya?

Ini pertanyaan sederhana, yang banyak ditanyakan dan tidak ada jawaban yang representatif. Sebuah museum harusnya bisa menjawab. Surabaya sebagai rumah Ampel seharusnya bisa menjawab. Mengapa tidak?

Anak anak generasi muda butuh jawaban. Sempat bertemu dengan beberapa grup peziarah ke Ampel dan muncul beberapa pertanyaan tentang Ampel seperti misalnya nama Ampel Denta kok bisa menjadi nama Kampung seperti kampung kampung Ampel lainnya.

Jawabannya klasik dan bersifat dugaan serta subjektif bahwa karena perkembangan zaman. Ujung ujungnya bahwa Kampung Ampel Denta tidak ada.

“Setahu saya gak ada”, demikian keterangan singkat dari pegiat sejarah dari kampung Pabean Surabaya, Shohibudin, ketika ditanya apakah ada kampung yang bernama Kampung Ampel Denta. (PAR/nng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *