Sejarah
Rajapatni.com: SURABAYA – Mengapa Rumah Proklamasi di Pegangsaan Timur 56 Jakarta dibongkar?

Mengapa Rumah Radio Bung Tomo di jalan Mawar 10-12 Surabaya, khususnya di Mawar 10 Surabaya dibongkar?

Keduanya sama sama dibongkar tapi berlatar belakang berbeda. Rumah Proklamasi dibongkar untuk kepentingan UMUM sehingga Soekarno menumbalkan rumahnya yang bersejarah itu.
Sebaliknya Rumah Radio Bung Tomo dibongkar untuk kepentingan PRIBADI (Privat) sehingga menumbalkan rumah bersejarah bagi bangsa dan negara.

Rumah Proklamasi di Pegangsaan Timur 56 dibongkar oleh Soekarno pada awal 1960-an untuk membangun Gedung Pola (kini Gedung Perintis Kemerdekaan), yang berada di bagian belakang Rumah Proklamasi. Rumah itu dianggap menghalangi pandangan, sehingga “dikorbankan” demi proyek pembangunan yang lebih besar sebagai pusat pameran visi Indonesia masa depan.

Ini sebuah proyek mercusuar untuk memamerkan rencana pembangunan infrastruktur Indonesia. Demikian dikutip dari BBC.com dengan judul: “Rumah Proklamasi, kisah di balik pembongkaran, dan impian membangun ‘rumah tiruannya’”.

Setelah dibongkar dan dibangun Gedung Pola, sebuah monumen yang bernama “Tugu Proklamasi” dibangun untuk menjaga ingatan publik tentang peristiwa proklamasi.
Bandingkan dengan Rumah Radio Bung Tomo! (PAR/nng)
