Budaya, Aksara
Rajapatni.com: ŚŪRABHAYA – Siapapun boleh dan bisa bergerak dalam upaya memajukan budaya Nusantara.. Secara Nasional, upaya PANDI dan secara lokal upaya komunitas aksara Jawa di daerah sebagai dukungan nasional membuahkan pengakuan dari ICANN.
ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) adalah organisasi nirlaba global yang didirikan pada 18 September 1998 dan bermarkas di California, Amerika Serikat.
Menurut catatan Heru Nugroho, salah satu pejabat PANDI, melalui akun FB nya mengabarkan sbb:

Kabar baik dari ICANN untuk kedaulatan digital Indonesia!
Per 5 Oktober 2026, ICANN resmi merilis Reference LGR untuk Aksara Jawa dan pembaruan untuk kelompok Aksara Arab Nusantara (Pegon, Jawi, Serang, Buri Wolio). Setelah Aksara Bali di tahun lalu, kini giliran Jawa dan Pegon (penyebutan lain : Jawi/Arab Melayu/Buri Wulio/Serang) yang makin mantap bertengger di standar domain internet global.
Langkah berikutnya: mengawal Aksara Batak, Bugis, dan Sunda yang akan segera menyusul. Minggu ini, proposal ketiga-nya telah di-submit ke ICANN.
Langkah selanjutnya, merangkul stakeholder setiap aksara daerah lainnya, termasuk yang belum terdaftar di UNICODE.
Mendorong digitalisasi aksara lokal memang butuh nafas panjang dan kolaborasi lintas pihak. Tapi melihat hasilnya satu per satu mulai tampak, rasanya lega dan makin optimis. Bismillah, aksara Nusantara terus berdaulat di internet dunia! 🇮🇩🌐
#AksaraNusantara ; #PANDI ; #ICANN ; #KedaulatanDigital
Itulah catatan singkat bagaimana pergerakan dalam membawa aksara daerah (lokal) ke tingkat global, yang salah satunya dalam wujud lomba menulis aksara Jawa yang akan berlangsung di Surabaya ini.
Lomba menulis aksara Jawa ini adalah wujud nyata bagaimana tradisi tulis ini masih hidup. Lomba menjadi panggungnya. (PAR/nng)
