Kenapa Walikota Surabaya Kalah Oleh Penelantar Eks Penjara Kalisosok dan Menang Atas PKL di Trotoar Kedungdoro?

Sejarah

Rajapatni.com: ŚŪRABHAYA – Ada potensi wisata menarik di Surabaya. Yaitu wisata bekas penjara. Dalam hal ini adalah di bekas Penjara Kalisosok.

Ada dua bekas penjara di Surabaya. Satu eks Penjara Koblen dan lainnya adalah eks Penjara Kalisosok. Eks Penjara Kalisosok masih relatif lebih utuh dibandingkan eks penjara Koblen. Eks Penjara Kalisosok masih memiliki tembok berlapis, bangunan sell sell tempat penahanan para napi dan tata ruang dan bangunan sell yang otentik.

Sayang, eks Penjara Kalisosok ini sudah 36 tahun kosong dan mangkrak karena lembaga pemasyarakatannya pindah ke wilayah Medaeng Sidoarjo. Karenanya kondisinya dimakan pepohonan liar sehingga menjadi hutan belukar di tengah ramainya kota lama Surabaya yang telah ditata cantik oleh pemerintah kota Surabaya.

 

Mengusik Emosi

 

Kondisi di balik tembok eks Penjara Kalisosok. Foto: ist

Kondisi eks Penjara Kalisosok, yang tidak terawat ini, menjadi pemandangan yang tidak sedap di mata dan ruwet di kepala serta mengusik emosi.

Kondisi tidak sedap ini mencoreng Kawasan Kota Lama Surabaya yang sudah direvitalisasi oleh pemerintah kota Surabaya. Ketika bangunan bangunan cagar budaya di kawasan kota lama Surabaya, melalui pengelolanya, mau dan bisa dikoordinir menjadi kawasan wisata sejarah dan pendidikan, hanya eks Penjara Kalisosok ini yang “membangkang” membiarkan diri tidak terawat alias dalam kondisi dibiarkan (pembiaran/penelantaran).

Terhitung dikosongkan karena pindah pada awal tahun 1990 hingga kini, 2026, berarti sudah 36 tahun ditelantarkan. Rusak oleh alam dan bahkan oleh tangan manusia. Lihat perusakan tembok penjara sisi selatan yang dijebol dan di balik tembok dibangun petak petak untuk rencana kamar kos kosan. Terlalu!

Eks Penjara Kalisosok sengaja dirusak tangan manusia

Insiden ini pernah viral di tahun 2021. Atas peristiwa itu, jadi ingat dengan beberapa penjara ikonik di mancanegara, yang bisa dimanfaatkan sebagai wisata sejarah. Inilah 2 bekas penjara menyeramkan di beberapa negara yang beralih fungsi menjadi lokasi wisata, dikutip dari CNN Travel,

Mendekat ke bekas penjara Oxford castle di UK. Foto: dok

Berikut pengalaman pribadi melihat penjara tersebut dari jarak yang lebih dekat di tahun 2006 (California, Amerika Serikat) dan tahun 2017 (Oxford, UK).

 

Alcatraz, Amerika Serikat

Penjara Alcatraz, California Amerika Serikat. Foto: ist

Awalnya, Alcatraz dinamakan oleh seorang penjelajah dari Spanyol, Juan Manuel de Ayala sebagai Isla de los Alcatraces yang berarti pulau pelikan. Menara pengintai yang ada di penjara ini memperlihatkan pengamanan yang ketat di penjara Alcatraz.

Semua napi yang dianggap berbahaya akan dikirim ke penjara yang berlokasi di San Francisco, California ini. Beberapa penjahat kelas kakap yang pernah ditahan di Alcatraz, yakni bos mafia Al Capone, perampok bank George Kelly, dan Robert Stroud yang dijuluki ‘The Birdman’.

Kini, Alcatraz dibuka untuk umum. Selama tur, traveler dapat mendengarkan penjelasan tentang sejarah bekas penjara ini melalui audio. Traveler juga bisa merasakan suasana di balik jeruji besi.

 

Oxford Castle, Inggris

Oxford Castle UK. Foto: ist

Bekas penjara Oxford Castle di Oxfordshire, Inggris, dibuat pada tahun 1071. Dahulu, Raja Charles menggunakan penjara ini untuk menahan anggota parlemen yang melakukan pemberontakan dalam English Civil War. Setelah ratusan tahun, penjara ini akhirnya ditutup pada tahun 1996.

Pada tahun 2004, Oxford Castle diperbaiki dan dilengkapi dengan restoran, galeri seni, dan lain-lain. Bahkan, kastil ini sekarang menawarkan tur kepada traveler untuk menjelajahi Debtors Tower yang angker dan ruang penjara D. Traveler juga akan dibawa ke dalam suasana penindasan yang terjadi di ruang bawah tanah pada 900 tahun silam. Kemudian naik ke Saxon St George’s Tower untuk melihat panorama Kota Oxford.

 

Bagaimana dengan Eks Penjara Kalisosok?

 

Penjara Kalisosok 1949. Foto:gusl

Terlalu sayang jika pemerintah kota Surabaya kalah oleh tindakan pembiaran atau penelantaran oleh siapapun pihak yang mengelola eks penjara Kalisosok ini. Siapapun pengelolanya, penelantaran dan pembiaran adalah melanggar hukum. Sudah sejak 36 tahun lalu dibiarkan.

Ini harus menjadi perhatian walikota Surabaya Eri Cahyadi, yang getol sidak para penjual makanan di atas trotoar tapi terkesan membiarkan eks penjara Kalisosok merusak wajah Kota Lama Surabaya yang telah direvitalisasinya. Ini saatnya menertibkan pelaku perusakan cagar budaya yang mencolok mata.

Penjara ini memiliki sejarah, dimana tokoh bangsa pernah dipenjarakan seperti Soekarno, KH Mas Mansyur, HOS Tjokroaminoto dan WR Soepratman. Mengenali eks penjara ini sama halnya ikut merasakan nasib para tokoh bangsa yang pernah dipenjarakan di sini.

Kenapa tidak dimanfaatkan untuk tujuan tujuan seperti halnya Alcatraz di Amerika dan Oxford di Inggris?

Walikota tegas terhadap PKL di atas trotoar jalan Kedungdoro. Foto: ist

Kenapa pemerintah kota Surabaya terkesan kalah oleh perbuatan pihak penelantar eks Penjara Kalisosok ini dan menang atas penjual makanan di atas trotoar? Mari kita renungkan! (PAR/nng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *