Budaya Edukasi
Rajapatni.com: SURABAYA – ITEC (Indian Technical and Economic Cooperation) India adalah program kerjasama teknis dan bantuan bilateral, yang didanai penuh oleh Kementerian Luar Negeri Pemerintah India. ITEC didirikan pada 1964. Program ini berfokus pada pengembangan kapasitas dan peningkatan keterampilan profesional melalui kursus pelatihan, studi banding, dan konsultasi di berbagai bidang bagi negara berkembang. Salah satunya adalah Indonesia.

Bagi Indonesia program ini memberikan berbagai manfaat signifikan, terutama dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan penguatan hubungan bilateral. Dalam program tahun 2024, salah satu peserta tertunjuk dan terpilih adalah dari Ita Surojoyo dari komunitas Puri Aksara Rajapatni Surabaya, yang berprofesi pengajar Bahasa Inggris. Ia mendapat kesempatan memperdalam ilmu penguasaan dan pengajaran Bahasa Inggris di EFLU (English Foreign Language University, Hyderabad selama satu bulan penuh di tahun 2024.

Selama di sana, Ita secara mandiri mengamati penggunaan aksara tradisional India, yang ternyata masih eksis selama ratusan hingga ribuan tahun meski zaman semakin modern dan berganti. Sekali dayung dua pulau terlampaui, yang artinya melakukan satu tindakan atau pekerjaan, namun menghasilkan beberapa keuntungan atau menyelesaikan beberapa tujuan sekaligus. Ungkapan ini menggambarkan efisiensi tinggi dalam bertindak.

Ita Surojoyo memang sarjana bahasa Inggris yang selanjutnya menyelesaikan S2 Bahasa Inggris sehingga secara formal Ia mengajar bahasa Inggris. Namun secara in-formal, ia pegiat budaya literasi aksara Jawa, yang secara relawan mengajarkan aksara Jawa. Dua hal inilah yang sekaligus diraupnya. Satu memperdalam proficiency Bahasa Inggris dan dua studi banding mandiri (pengamatan) tentang penggunaan aksara India (Hindi).
Sosialisasi ITEC

Pada kesempatan acara sosialisasi program ITEC India 2026, yang diselenggarakan oleh Konsul Kehormatan India untuk Jawa Timur, Jawa Tengah dan termasuk Daerah istimewa Yogyakarta (DIY), pemerintah India membuka kesempatan bagi professional Indonesia untuk bergabung.
Sementara liat bidang yang ditawarkan dalam ITEC 2026 adalah sebagai berikut:
*1. Kesehatan Digital*
Tata kelola kesehatan digital, sistem e-health, Rekom: Dinas Kesehatan
*2. Manajemen Mutu*
Sistem mutu pelayanan pos, Rekom: Pos Indonesia Daerah
*3. Teknologi & Telekomunikasi*
Digitalisasi sistem pos, otomatisasi, Rekom: Dinas Kominfo, Polisi
*4. Audit & Akuntansi*
Audit program sosial, akuntansi sektor publik, Rekom: Bidang Keuangan Daerah
*5. Manajemen Kesehatan*
Pengelolaan layanan kesehatan publik, Rekom: Dinas Kesehatan, BPBD
*6. Manajemen Risiko Bencana*
Strategi mitigasi & kesiapsiagaan, Rekom: BPBD
*7. Pertanian & Ketahanan Pangan*
Sistem benih berkelanjutan, Rekom: Dinas Pertanian
*8. Perencanaan Kota & Kebijakan*
Perumahan urban, perencanaan kebijakan, Rekom: Dinas PUPR
*9. AI & Keamanan*
Aplikasi AI dalam sistem keamanan, Rekom: Dinas Kominfo, Polisi
*10. Pendidikan Bahasa*
Pengembangan kompetensi mengajar Bahasa Inggris, Rekom: Guru, Dosen, Aktivis Pendidikan
*11. Pertanian & Lingkungan*
Pertanian regeneratif, Rekom: Dinas Pertanian
*12. Lingkungan & Risiko*
Ketahanan iklim, mitigasi bencana, Rekom: BPBD
*13. Kepemimpinan*
Kepemimpinan profesional , Rekom: Seluruh Asn
*14. Pendidikan & Teknologi*
Integrasi teknologi dalam pendidikan, Rekom: Guru, Dosen, Aktivis Pendidikan
*15. Akuntansi & Audit*
Audit internal, disiplin keuangan, Rekom: Bidang Keuangan Daerah
*16. Manajemen*
Infrastruktur, Risiko & perencanaan infrastruktur, Rekom: Dinas Pupr, Tata Ruang Kota
Sehubungan dengan akan diselenggarakannya kegiatan International Technology and Engineering Conference (ITEC) 2026, Kantor Konsul Kehormatan India untuk Jawa Timur, Jawa Tengah dan DIY bersama Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre (JNICC) memberikan kesempatan bagi 20 profesional terpilih untuk mengambil kesempatan belajar di India sesuai bidang dan keahliannya.
Berbagi Pengalaman

Untuk tujuan itu, pada Sabtu pagi sekitar 200 profesional pejabat pemerintahan, akademisi, tenaga kependidikan, maupun peneliti dan bidang terkait dari berbagai daerah di wilayah kerja Konsul Kehormatan India yang berkantor di Surabaya diundang untuk mengikuti sosialisasi program ITEC 2026 yang diselenggarakan di Aula SpInS Interactional School, Jl. Karangan PDAM 24, Wiyung Surabaya.
ITEC 2026 merupakan agenda ilmiah berskala internasional yang bertujuan untuk mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi guna berbagi pengetahuan, hasil riset, serta perkembangan terbaru di bidang teknologi dan rekayasa.
Dalam kegiatan itu, para calon ITEC 2026 dipertemukan dengan alumni ITEC pada angkatan sebelumnya dari Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk saling berinteraksi.
Hadir berbagi paparan dan pengalaman adalah alumni dari berbagai angkatan. Diantaranya adalah dari angkatan 2016, 2024, dan 2025. Sosialisasi program ini langsung dipandu oleh Konsul Kehormatan India untuk Jatim, Jateng dan DIY, Manoj Bhat. Acara yang dimulai pukul 11.00 ini berakhir hingga pukul 15.00. (PAR/nng).
